Ikatan kovalen terbentuk akibat kecenderungan atom-atom untuk menggunakan elektron bersama (share elektron) agar memiliki konfigurasi elektron seperti gas mulia terdekat. Atom-atom yang berikatan kovalen umumnya adalah antara atom-atom non logam.
Penggunaan pasangan elektron dalam ikatan kovalen dapat digambarkan dengan struktur Lewis. Struktur Lewis menggambarkan jenis atom-atom dalam molekul dan bagaimana atom-atom tersebut terikat satu sama lain.
Ikatan kovalen tunggal adalah ikatan kovalen yang melibatkan penggunaan 1 pasangan elektron (2 elektron) oleh dua atom yang saling berikatan. Contohnya pembentukan senyawa CH4
Ikatan kovalen rangkap dua dan rangkap tiga. Ikatan kovalen rangkap dua adalah ikatan kovalen yang melibatkan penggunaan bersama 2 pasangan elektron (4 elektron) oleh dua atom yang saling berikatan, jika pasangan elektron yang digunakan bersama sebanyak 3 pasang disebut ikatan kovalen rangkap tiga
Ikatan kovalen koordinasi adalah Ikatan kovalen yang pasangan elektron yang digunakan untuk berikatan hanya berasal dari salah satu atom.
Coba perhatikan contoh pembentukan ikatan kovalen koordinasi berikut
Sifat-sifat fisis ikatan kovalen
Senyawa kovalen ada yang membentuk struktur molekul sederhana misalnya CH4 dan H2O, ada juga yang membentuk struktur molekul raksasa seperti SiO2. Selain itu ada atom-atom yang membentuk struktur kovalen raksasa contohnya karbon dalam intan
Titik didih senyawa kovalen bervariasi, ada yang rendah dan sangat tinggi.
Metana memiliki fase gas, pada setiap molekulnya terdapat ikatan kovalen yang relatif kuat. Di antara molekul-molekul CH4 terdapat gaya antarmolekul yang lemah. Pada saat dipanaskan, masing-masing molekul CH4 mudah berpisah, sehingga titik didih metana rendah.
Pada intan, atom C dengan C lainnya berikatan kovalen sangat kuat, membentuk struktur raksasa sehingga titik didihnya tinggi. Senyawa dengan struktur molekul raksasa tidak larut dalam air dan tidak menghantarkan listrik kecuali grafit yaitu karbon pada batu baterai dan isi pensil
🔍 Amati
Perhatikan gambar berikut:
👉 Dua atom nonlogam (misalnya H dan Cl)
Apakah mereka saling melepas elektron seperti pada ikatan ion?
Atau ada cara lain agar keduanya stabil?
🧪 Eksplorasi
Dari pengamatan tersebut, coba pikirkan:
Mengapa atom nonlogam tidak mudah melepaskan elektron?
Bagaimana cara atom nonlogam mencapai kestabilan jika sama-sama butuh elektron?
Apa keuntungan jika mereka saling berbagi pasangan elektron?
📖 Penjelasan
Ikatan kovalen terjadi ketika dua atom nonlogam saling berbagi elektron agar keduanya mencapai kestabilan (konfigurasi gas mulia).
Setiap atom menyumbangkan satu atau lebih elektron untuk dipakai bersama.
Hasilnya, pasangan elektron ini membentuk ikatan yang mengikat kedua atom.
🎬 Simulasi / Video
👉 Untuk memahami lebih jelas bagaimana elektron dapat dibagi bersama, tontonlah video berikut.
🔬 Mari Kita Simulasikan!
Sekarang, cobalah membuat model ikatan kovalen secara interaktif.
· Ikatan Kovalen Tunggal: perhatikan saat dua atom saling berbagi satu pasang elektron (contoh: H₂).
· Ikatan Kovalen Rangkap Dua: amati ketika dua atom berbagi dua pasang elektron (contoh: O₂).
· Ikatan Kovalen Rangkap Tiga: eksplorasi bagaimana dua atom berbagi tiga pasang elektron (contoh: N₂).
Setelah mempelajari ikatan ion, jawablah soal berikut ini!